| Judul | Memahami Maqashid Al-Qur’an |
| Tema Utama dan Tujuan Pokok Al-Qur’an | |
| Penulis | Ahmad Adnan al-Wattari |
| ISBN | 978-623-10-9962-4 |
| Dimensi | 15 x 23 cm |
| Isi | 432 halaman; Bookpaper |
| Sampul | SoftCover |
| Terbit | Agustus 2025 |
Sinopsis
Buku ini merumuskan maqâshid al-Qur’ân atau tujuan-tujuan umum yang terkandung dalam Al-Qur’an. Melalui penelitian yang telaten, penulis menyimpulkan bahwa tujuan utama Al-Qur’an diturunkan itu ada tiga. Yaitu, memperkenalkan Allah, menjelaskan tentang wahyu, dan menjelaskan tentang manusia.
Lalu, secara terperinci, buku ini menguraikan
- metode Al-Qur’an dalam memperkenalkan Allah; apa saja yang diperkenalkan Al-Qur’an tentang Allah;
- bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an menerangkan kemukjizatan Al-Qur’an; bagaimana membuktikan kebenaran Rasulullah sebagai penerima Al-Qur’an; bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an merespons orang-orang yang meragukan kebenaran Al-Qur’an dan kebenaran Rasulullah;
- perihal penunjukan manusia menjadi khalifah di bumi; kemampuan apa yang membuat manusia layak menjadi khalifah di bumi; periodisasi risalah para nabi dan umat para nabi.
Semua itu diuraikan berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an yang saling berkaitan. Menghimpun dan
membandingkan ayat-ayat tersebut sehingga menghasilkan pemahaman yang menyeluruh.
Tapi, apa sebenarnya definisi maqâshid al-Qur’ân? Bagaimana tiga maqâshid al-Qur’ân tersebut
dirumuskan? Seperti apa metodenya? Apa kaitan maqâshid al-Qur’ân dengan maqâshid al-syarî‘ah
(tujuan-tujuan syariat dalam Islam)? Apa perbedaan keduanya?
Inilah buku yang membuka jalan bagi kita untuk memahami hakikat ayat-ayat Al-Qur’an secara lebih komprehensif. Mengetahui tujuan-tujuan pokok dan esensi-esensi luhur ayat-ayat Al-Qur’an yang melampaui teks-teksnya. Sebuah rujukan yang mudah dipahami, indah diresapi, serta menggugah akal dan hati untuk dilakoni.
Isi Buku
Mukadimah
BAGIAN PERTAMA: PENGANTAR
MAQÂSHID AL-QUR’ÂN
- DefinisiMaqâshid al-Qur’ân
2 Perbedaan antara Maqâshid al-Qur’ân dan Maqâshid al-Syarî‘ah
- Maqâshid al-Qur’ândalam Rumusan Ulama Tafsir
dan Ulama Usul - Kritik atasMaqâshid al-Qur’ân yang Dirumuskan
Para Ulama - Maqâshid al-Qur’ândalam Rumusan Al-Qur’an Sendiri
BAGIAN KEDUA: MAQÂSHID AL-QUR’ÂN;
TIGA TUJUAN UMUM AL-QUR’AN
Bab I: Maqâshid Al-Qur’ân Pertama: Memperkenalkan Allah
- I. Metode Al-Qur’an dalam Memperkenalkan Zat Allah
- Pertama: Menyebutkan Nama Allah dan Menjelaskan
Zat Allah - Kedua: Membangun Hubungan Langsung antara Hamba dan Allah
- II. Metode Al-Qur’an dalam Memperkenalkan Allah Melalui
Sifat-Sifat Allah
- Pertama: Sifat-Sifat Allah yang Terkait dengan Zat Allah
– Kategori Pertama: Sifat-Sifat yang Terkait dengan Wujud Allah
– Kategori Kedua: Sifat-Sifat yang Menyucikan Allah
dan yang Menetapkan Kesempurnaan Allah
– Kategori Ketiga: Sifat-Sifat yang Menjauhkan Allah
dari Segala Kekurangan dan Menafikan Hal-Hal
yang Tidak Layak untuk Allah
- Kedua: Sifat-sifat Allah yang Terkait dengan Tindakan-Tindakan Allah
– Kategori Pertama: Sifat-Sifat Allah yang Terkait
dengan Penciptaan Makhluk
– Kategori Kedua: Sifat-Sifat Allah yang Terkait
dengan Pengelolaan Makhluk dan Pertolongan
kepada Makhluk
– Kategori Ketiga: Sifat-Sifat Allah yang Terkait
dengan Akhir Para Makhluk
III. Metode Al-Qur’an dalam Memperkenalkan Allah Melalui Tindakan-Tindakan Allah dan Jejak-Jejak Kekuasaan Allah
- Pertama: Memperkenalkan Allah Melalui Jejak-Jejak Tindakan Allah di Alam Kasatmata
– Jenis Pertama: Ayat-Ayat Tentang Penciptaan Alam
dari Ketiadaan; Tentang Hukum-Hukum yang Mengatur Sistem Kerja Alam; Tentang Keindahan
di Alam
– Jenis kedua: Ayat-Ayat tentang Penunjukan Manusia sebagai Pengelola Bumi (Khalifah); Tentang
Kehidupan di Bumi; Tentang Keanekaragaman;
Tentang Keindahan
– Jenis Ketiga: Ayat-Ayat tentang Penciptaan Manusia; Tentang Bumi yang Ditundukkan untuk Manusia; Tentang Pelaksanaan Aturan-Aturan yang Ditetapkan Allah untuk Manusia; Tentang Keindahan
dalam Penciptaan Manusia
- Kedua: Memperkenalkan Allah Melalui Jejak-Jejak
Allah di Alam Gaib
– Malaikat
– Arasy
– Jin
Bab II: Maqâshid Al-Qur’ân Kedua: Tentang Wahyu
- I. Apa yang Diwahyukan
- Pertama: Fenomena Wahyu dan Kemungkinan Adanya Wahyu
- Kedua: Kitab-Kitab Wahyu Sebelum Al-Qur’an
- Ketiga: Al-Qur’an adalah Kitab Wahyu Terakhir
yang Diturunkan Allah
– Karakteristik Al-Qur’an
- II. Siapa yang Menerima Wahyu
- Pertama: Kebenaran Rasulullah dan Bukti-Bukti
Risalahnya - Kedua: Rasulullah adalah Teladan Agung bagi Manusia
- Ketiga: Hak Rasulullah untuk Dipatuhi, Dihormati,
dan Didukung
Bab III: Maqâshid Al-Qur’ân Ketiga: Tentang Manusia
- I. Penciptaan Makhluk, Kewajiban Manusia, Contoh-Contoh Individu dan Umat dalam Sejarah
- Pertama: Tentang Penciptaan dan Tabiat Manusia
- Kedua: Penunjukan Manusia sebagai Khalifah
(Pengelola) di Bumi dan Kewajiban Mereka - Ketiga: Contoh-Contoh Individu dan Umat
dalam Sejarah Risalah
– Tahapan Pertama
– Tahapan Kedua
– Tahapan Ketiga
- II. Hakikat Kehidupan dan Kewajiban Berserah Diri
kepada Allah
- Pertama: Hakikat Kehidupan dan Tingkatan Tanggung Jawab Manusia
– Tingkatan Pertama: Tanggung Jawab Manusia
kepada yang Lebih Tinggi, yaitu Allah
– Tingkatan Kedua: Tanggung Jawab Manusia
kepada yang Setara, yaitu Sesama Manusia
– Tingkatan Ketiga: Tanggung Jawab Manusia
kepada yang Lebih Rendah, yaitu Makhluk Selain Manusia
- Kedua: Kewajiban Berserah Diri kepada Allah
dan Keharusan Beribadah dengan Tulus
– Soal Pertama: Kewajiban Berserah Diri
kepada Allah
– Soal Kedua: Keharusan Beribadah dengan Tulus
- Ketiga: Aturan-Aturan Allah dan Instruksi-Instruksi
Allah dalam Al-Qur’an
– Soal Pertama: Aturan-Aturan Praktis
dalam Al-Qur’an yang Menjadi Keharusan
dalam Islam
– Soal Kedua: Instruksi Allah kepada Kaum Muslim Terkait Dasar Larangan-Larangan dalam Islam
– Soal Ketiga: Empat Seruan Allah kepada Manusia Terkait Hakikat Islam dan Kewajiban Mengikuti
Islam
III. Setelah Kehidupan: Mati, Kiamat, Tempat Kembali
- Pertama: Setelah Kehidupan (Mati, Barzakh
Kiamat) - Kedua: Setelah Kiamat (Hisab, Surga, Neraka)
Penutup
Referensi
Indeks
